30


Hari ini memulai hidup baru sebagai orang berkepala 3… maksudnya umur 30 J … Tidak tahu apa yang istimewa dengan umur 30 tahun spt halnya umur 17 atau 21 mungkin.Tetapi sepertinya ada yang banyak harus aku ubah mulai hari ini. Banyak hal terjadi di tahun ini. Promosi jadi Asman, menjadi Ketua Lingkungan, dan lebih lagi banyak hal dalam rumah tangga yang menanti.

Diberi tanggung jawab baru yang lebih besar, dengan segala sistem baru yang harus segera di implementasikan, belum juga warisan dari para maestro sebelumnya yang masih berjalan dan mulai banyak muncul masalah-masalah, dan ditambah lagi pekerjaan dari tugas yang lama yang belum bisa dialihtangankan. Segala hari-hari selama ini sering member ketegangan dan itu sering tanpa sadar terbawa sampai ke rumah…

Menjadi Ketua Lingkungan, menggantikan ketua lama yang selama ini punya relasi yang baik dengan banyak orang dan aktivis gereja, punya fasilitas dan kemampuan lebih sehingga bisa memanjakan anggotanya, dan setelah punya pengganti, seolah2 beliau menghilang dari komunitas kami. Ini membuat aku sering bingung karena tidak tahu harus ke siapa.

Semua hal baru di tahun ini imbasnya aku jadi pendiam, tp justu sikap diam itu aku bawa ke rumah. Aku jadi sering membawa stress karena tugas-tugas itu kerumah. Siapa yang jadi korban? Nita, istriku… dan Hayden, putri jagoanku… Padahal jika disadari, siapa yang dengan susah pagi & malam masak kesukaanku, siapa yang menemaniku harus menjemput anggota lingkungan, bahkan menggantikanku mengurusi tugas-tugas lingkungan karena aku sering dinas sementara beberapa pengurus lain kadang tidak bisa diandalkan, atau menemani sampai ketiduran kalau aku masih harus kerja di rumah… Hayden juga jadi korban… kadang mengingat suara dia memanggil-manggil,”papah… papaah… pulang…”. Jangan-jangan aku sering mengabaikannya? Membiarkannya bermain sendiri, karena sewaktu mengajak bermain aku malah sibuk…

Hari ini mestinya aku lebih dewasa, juga hari-hari berikutnya… Sebagai suami, sebagai papa, sebagai ketua lingkungan, sebagai anggota gereja, sebagai anak juga, sebagai pegawai, sebagai atasan walau anggota cuma satu, dan sebagai apapun…

Hunny, Hayden… I love & miss both of you…

2 responses to this post.

  1. Selamat ulang taun ya Papa Haydennn…..
    Semoga semakin dewasa, jgn tambah gemuk, tetap sehat, tetap rendah hati & baik hati…..
    Tapi, sungguh, aku mohon jangan bawa stress luaran ke rumah yah…. kasian Hayden & Hunny-mu.
    ( lho kok jg curhat? wakakak….. rupanya, aku & Hunny-mu sama2 victim xixixi…).
    Tapi PaHayden, alangkah indahnya jika…. di blog sini dipasangi shoutbox.
    Semoga !

    Reply

  2. Posted by Iwan Santoso on April 30, 2009 at 10:02 am

    Salut untuk Papanya Hayden, dengan berbagai kesibukan yang mendera, masih bisa sabar, berbagi dengan orang lain.
    Setelah saya baca kisahmu Fren, aku merasa aku masih bukan apa-apanya bila dibandingkan denganmu

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: